About Us

Wisata Lingkungan “Istana Petani” dengan sarana: Lahan Parkir; Musholla; Kamar mandi.

Parkir Gratis, disediakan bagi wisatawan yang ingin menikmati kesegaran alam Gunung Tengger, terletak di Desa Sapikerep – Kec Sukapura – Probolinggo. Pada ketinggian 1 200 MDpl Gunung Bromo. Dengan pengembangan konsep ekowisata yang akan didasarkan pada tiga pilar. Yakni: peran aktif bersama masyarakat masyarakat, keberlanjutan, dan kelestarian lingkungan.

Pada konsep eko-wisata, masyarakat tidak hanya menjadi penonton atas obyek wisata yang ada, tetapi akan dilibatka secara aktif untuk bersama sama mengembangkan lingkungan. Masyarakat juga merupakan pelaku dari pengembangan wisata itu sendiri sehingga akan merasakan dampak langsung dalam peningkatan kesejahteraan, bersamaan dengan peningkatan kualitas lingkungannya.

Dengan konsep eko-wisata yang akan diterapkan “Istana Petani” di kawasan Gunung Tengger ini. Selain masyarakat bisa menjadi guide, masyarakat bisa berperan dalam pengadaan home stay atau melalui produk-produk home industry lainnya baik berupa aneka makanan olahan maupun berupa cindera-mata.

Diharapkan selain memberi pengaruh positif terhadap peningkatan kesejahteraan, keterlibatan masyarakat juga akan memudahkan proses pengembangan wisata setempat. Sebab, masyarakat dinilai lebih tahu akan potensi yang ada di sekelilingnya. Sehingga, pengembangan wisata itu bisa dilakukan secara terus menerus oleh masyarakat secara lebih maksimal.

Tentunya, tahap pengembangan tersebut harus tetap memperhatikan kualitas kelestarian lingkungan. Sebab, pada intinya, konsep ekowisata ini dimaksudkan sebagai upaya pelestarian lingkungan.

Dikembangkan Akomodasi berwawasan lingkungan, tanpa merubah budaya setempat. Penginapan “warga” tersedia menyebar di berbagai lokasi disekitar Istana Petani, dengan fasilitas standar kehidupan warga sehari hari. Pengunjung akan benar-benar tinggal dalam kehidupan sehari hari warga tengger.

Jogging Track:

Adalah jalan setapak atau jalan kampung yang tersedia bagi pengunjung untuk bisa seluas-luas-nya mengunjungi kehidupan sehari hari masyarakat Tengger. Pengunjung secara leluasa bisa berjalan kaki menyusuri kebun dan perkampungan penduduk setempat. Walaupun semua fasilitas jalan setapak bisa dilewati oleh para pengunjung, namun tersedia pula Denah-Lokasi, sebagai bantuan untuk memandu wisatawan.

Pasar Wisata:

Pengembangan komoditi setempat sebagai “Pasar Wisata” dengan oleh-oleh khas Tengger: Sayuran; Buah Buahan; Makanan; Minuman dan Snack. Lokasi berjualan diharapkan “merata” tidak berpusat di dalam Istana Petani. Sebagai mana “Pasar Wisata” pada umum-nya, akan tetapi tetap berada dimana pruduk tersebut berasal, sehingga warga bisa mengembangkan produk unggulan-nya di tempat tinggal masing-masing dan langsung dikenal oleh para pembeli yang mengunjungi-nya. Istana Petani bukanlah pasar.

MUSHOLLAH AL-BATATA

Al-Batata, berarti kemakmuran bagi Masyarakat sekitarnya yang dikaruniai tanah yang subur. Mushollah difungsikan sebagai tempat singgah sementara untuk merenungkan karunia alam yang sangat subur ini.

HOME STAY:

“Istana Petani Homestay”

Ada-lah tempat singgah dengan jumlah kamar terbatas, tidak dimaksud-kan untuk menjadi pemain tunggal dalam usaha penginapan. Justru diharapkan sebagai rintisan bagi usaha serupa di sekitar-nya dengan menjadikan sebagai ‘pintu’ tempat masuknya para pengunjung ke lokasi sekitar-nya.

MISI PERUSAHAAN:

Ekowisata memiliki sejarah yang panjang, ekowisata memiliki arti sebagai perjalan wisata ke daerah yang alami atau yang belum terkontaminasi dengan tujuan pendidikan, mengagumi, dan menikmati bentang alam serta tumbuhan dan satwa liarnya, termasuk manifestasi budaya, baik sekarang maupun masa lalu, yang ada pada kawasan tersebut.

  1. Misi Konservasi: berarti kegiatan wisata ini membantu usaha pelestarian alam setempat dengan dampak negatif seminimal mungkin guna melindungi kelangsungan kehidupan flora dan fauna.
  2. Misi Pendidikan: wisatawan mendapatkan ilmu pengetahuan mengenai, ekosistem, keunikan biologi, dan kehidupan sosial di tempat wisata tersebut,
  3. Misi Sosial/Kemasyarakatan: yaitu rakyat setempat yang menjadi aktor utama dalam penyelenggaraan kegiatan wisata ini.
  4. Misi Ekonomi: yaitu untuk menumbuhkan gerakan kegiatan perekonoian yang berbasis kemasyarakatan.

MOTO PELAYANAN:

“Istana di Atas Awan”

Memiliki dua buah arti sekaligus:

“Istana” yang memiliki suasana yang lebih nyaman dari rumah sehari hari. Dimana pelayanan bagi kenyamanan bagi pengunjung sangat kami utamakan.

“Istana di Atas Awan” menyediakan suasana yang berbeda dari rumah tinggal sehari-hari dengan suasana yang ‘lebih’ segar dan sejuk. Bebas dari kebisingan dan polusi.

VISI PELAYANAN:

Ikut melestarikan lingkungan . . !

SEKOLAH GUNUNG:

Sekolah Gunung adalah model sekolah informal sebagai allternatip penambah wawasan masyarakat setempat untuk mengembangkan potensi wilayahnya, sekaligus sebagai bentuk interaksi masyarakat sekitar dengan pengunjung untuk saling bertukar ilmu dan informasi. Interaksi masyarakat wisata dengan pengunjung wisata tidak ditandai dengan alkohol dan pergaulan bebas tapi didasarkan pada pertukaran ilmu dan informasi.

Sekolah Gunung tidak didasarkan pada kelas dan golongan umur, tetapi akan diikuti oleh segala umur, dengan program pokok pengembangan potensi daerah. Para pengunjung diharapkan juga bersedia tukar pengalaman dalam pengembangan potensi daerah masing masing misalnya:

  1. Budidaya sayuran organik
  2. Pengembangan pupuk organik.
  3. Penganeka ragaman tanaman budi-daya, dll-nya. Baik informasi untuk pemberdayaan-nya, maupun informasi pengelolaan pasca panen dan tentang pemasarannya sekaligus.

Sekolah Gunung sebagai upaya untuk membuat rumusan yang tepat sebuah Sekolah Lokal yang hendak menerjemahkan sifat lokal ke dalam tatanan global yang nantinya akan menjadi sekolah alternative yang akan berafiliasi dengan Yayasan Asah Pena Nasional dengan jaringan-nya. Sekolah Gunung akan tetap merupakan sekolah Lokal yang Global.

DILARANG MEROKOK

Nikmatilah kesegaran alam dilingkungan Istana Petani, tanpa asap rokok. Berilah kesempatan kepada segenap pengunjung menikmati udara yang bersih tanpa asap rokok. Selama tinggal di Istana Petani, pengunjung tidak diperkenankan untuk merokok.

Kami tengah mendukung promosi kesehatan: ’Hotel tanpa asap rokok dan Hotel tanpa alkohol’.

Guna menciptakan pemahaman dan tanggung jawab dalam mendukung lingkungan alam yang sehat.

Sekaligus memotivasi bisnis pariwisata untuk mengembangkan proses pelayanan ke arah promosi kesehatan.

Dengan demikian meningkatkan peran pengembang hotel, karyawan hotel, pelanggan hotel, pemasok bahan dan pelayanan, dan anggota masyarakat untuk mengembangkan kemampuan mereka untuk bersama-sama membantu melestarikan lingkungan sekaligus sebagai promosi kesehatan.

‘Alam sejuk, Napas segar, Istirahat nyaman